Hii,BigBrott!!!
Indah pemandangan dari kawasan tertinggi di Kota Bandung, kiranya menjadi sebuah tempat yang cocok dan ideal untuk menghirup udara bersih sekaligus berwisata yang sangat menarik untuk disaksikan bersama seluruh keluarga.
Diantaranya Jembatan Rajamandala yang terdapat di tengah-tengah kota, antara Bandung Barat dengan Cianjur. Jembatan yang dibangun di atas sungai Sungai Citarum, yang bermuara di Sungai ciliwung, Jakarta, merupakan urat nadi antar kota.
Selain menghubungkan Bandung Barat-Cianjur, jembatan ini juga menghubungkan beberapa kota lainnya, yakni Kecamatan Cipatat-Kecamatan Haurwang, Desa Mandalawangi-Desa Cihea dan Kampung Tagog-Kampung Muara.
Menurut warga setempat yang berprofesi sebagai pemandu wisata, Abdullah, jembatan Rajamandala juga sering disebut sebagai Jembatan Lama Rajamandala. Disebut Rajamandala karena dulunya berada di wilayah Desa Rajamandala, namun sekarang berada di Desa Mandalawangi (Batas Barat) setelah terjadinya pemekaran Desa Rajamandala.
"Disebut jembatan lama hanya untuk membedakan dengan Jembatan Rajamandala yang satunya lagi terletak sebelah hilir dari jembatan ini. Bukan lama artinya jadul, karena Jembatan Rajamandala yang nampak di foto atas di bangun setelah jembatan Rajamandala yang panjang itu," terang Abdullah.
Selain itu, katanya, Jembatan Lama Rajamandala yang sebenarnya, sudah tidak ada dan sudah dibongkar. Jembatan Lama Rajamandala yang asli letaknya berdampingan sebelah hilir (utara) dari Jembatan Lama Rajamandala yang ada sekarang.
"Jembatan ini, setiap weekend maupun liburan tertentu sebuah tempat yang selalu dicari dan dikunjungi wisatawan asal Belanda. Mungkin saja mereka ingin mengenang sesuatu saat era perebutan kemerdekaan dulu," ungkap Abdullah. (*)
Penulis: ricas74
Editor: Harismanto

0 Komentar