Penyebab Kegagalan Orang Pintar


 Hasil gambar untuk orang pintar

Hii,BigBrot!!!
Helmi Yahya membeberkan secara blak-blakkan mengapa kebanyakan orang-orang pintar–orang-orang yang pandai semasa sekolah, pandai secara akademis–kurang berhasil dalam kehidupan, kurang berhasil dalam meraih sukses hidup, khususnya dalam dunia bisnis. Menurutnya, ada beberapa sebab, tiga di antaranya seperti berikut ini.

Sebab yang pertama: orang pintar cenderung tidak percaya pada orang lain. Karenanya, kebanyakan orang pintar sulit jadi pemimpin karena tak b erani memberi kepercayaan pada orang lain. Padahal untuk sukses dalam hidup, untuk berhasil dalam bisnis misalnya, kita butuh bantuan orang lain. Kita tidak bisa mengerjakan segala sesuatu secara individual, dengan sendiri saja.
Sebab yang kedua: orang pintar cenderung sombong. Ya, biasanya karena merasa lebih bisa dalam belajar, lebih mampu memahami pelajaran, sifat sombong itu hinggap lekat-lekat pada orang-orang pintar. Mereka merasa lebih baik, merasa lebih mampu ketimbang orang-orang di sekitarnya. Padahal sifat merasa lebih bisa atau bahkan sok bisa ini tidak disukai oleh semua orang. Pendeknya sifat sombong itu tak disukai oleh orang yang tidak sombong, bahkan orang-orang sombong sekalipun tidak menyukai orang yang sombong. Tak heran bila orang sombong itu tidak berhasil dalam hidupnya, tak sukses dalam berbisnis misalnya.
Dan sebab ketiga, masih menurut Helmi Yahya, bahwa orang pintar itu terlalu lama berpikir, terlalu lama membuat “perhitungan”. Akibatnya dalam hidup, khususnya dalam berbisnis, mereka tak berani ambil resiko. Mereka lebih nyaman ada dalam zona aman. Padahal salah satu cara untuk maju, dalam berbisnis misalnya, adalah dengan berani mengambil resiko: makin tinggi resiko, makin besar rizki yang akan diperoleh, begitu katanya.
Sungguh beruntung bagi kita yang tidak memiliki ketiga sifat yang dikemukakan oleh Helmi Yahya tadi. Itu tandanya kita tidak termasuk orang-orang pintar. :mrgreen: Dan sungguh pula sangat beruntung bagi kita yang termasuk orang-orang pintar tetapi ketiga sifat tadi tidak tercermin dalam prilaku keseharian kita. :D :mrgreen: Karena itu apapun keadaan yang melekat pada diri kita–baik termasuk orang pintar (yang tidak mempunyai sifat-sifat tadi) atau pun bukan–kita wajib selalu mensyukurinya. Setuju?
Nah, sekarang pertanyaannya, apa pelajaran yang dapat kita petik dari uraian tadi? Silakan kemukakan pendapat Anda di kolom komentar! Okey? :D
 Source : mathematicse

Posting Komentar

0 Komentar